Jumat, 21 Oktober 2011

Senja Pertama di Bulan September

Yang akan aku rindu
Senja pertama di bulan September
Seperti buket bunga pelangi
Mewarna sejuta indah pintu langit


Yang tak akan kulupa
Senja pertama di bulan September
Dalam naungan bayang kota lama
Aku meniti hapusan cerita terukir


Yang akan kubingkai emas
Senja pertama di bulan September
Senyuman goresan bulan
Lalu damai, dingin, dan putih


Yang menjadi memori, membunuh bagai candu
Senja pertama di bulan September
Dan semua tak lagi menjadi sepadan
Malam tidak lagi mempunyai bulan

Senja Pertama Di Bulan September
15 September 2011
17:50

1 komentar:

  1. sial, apik ki.. ayo ngupdatelagi dong Adik Muh :D

    BalasHapus